Menu Close

15 Kuliner Yogyakarta Yang Harus Kamu Coba

Luliner Yogyakarta

Di pusat suasana sejuk yang dihembuskan lereng Merapi, seporsi mandung koteka telah siap dinikmati. Diiringi suara gamelan dengan memecah sunyi, berbagai persembahan lezat dengan nama nyentrik lain pun menanti buat dicicipi. Mblusuk ke pada gang-gang di wilayah Medan Utara Yogyakarta, warung Mbak Ika seperti mutiara hitam yang sulit ditemukan. Saking krusialnya, terkadang pengunjung tidak diizinkan untuk mendatangi tempat untuk memasak itu.

Liburan pasti seru, setelah puas bermain air, kita bisa mencicipi aneka kuliner lezat disini. Sangat cocok sekali untuk mengisi saat liburan bersama keluarga. wisata air yang terdiri daripada kolam renang, wahana larutan serta hutan dan luak buatan. Setiap ruangan pula akan disekat dengan kisi-kisi besi, ini akan mengeraskan taste yang semakin berasa tentunya. Cobalah gurame organik hasil dari petani gurame yang membesarkan ikan-ikannya tanpa terkontaminasi dengan pakan saduran pabrik.

Untuk minuman tidak melewatkan teh batok, teh yang dicampur dengan beraneka ragam rempah ini nikmat disajikan dingin atau panas. Ungkrung menjadi lambang kearifan warga Gunungkidul dalam memanfaatkan titik berat daya yang ada dalam sekitarnya. Kuliner musiman itu pun mulai dicari sambil para wisatawan karena agaknya yang lezat dan wujudnya yang “unik”.

Untuk lauknya, tersedia berbagai gorengan seperti tempe, tahu, kerupuk gendar, kerupuk aci, telor ceplok, bakwan dan lain sebagainya. Rahasia kelezatan bakso ini terletak pada pemilihan bahan baku dagingnya. Dhini sengaja memilih jenis daging sapi segar yang kualitas super, meski tergolong mahal namun kualitas rasa dijamin tidak mengecewakan.

Seperti yang sudah dibahas tadi, kafe ini dibuka sepanjang waktu. Jadi, kalau tengah malam mata tak kunjung terpejam, bisa juga nongkrong sembari merasakan suasana Jogja di Peacock Coffee. Image by @mif678Oseng-oseng ini terdiri dari daging, kikil, tulang muda, dan juga kulit, dan juga cabe rawit yang super banyak. Siapkan tisu atau sapu tangan untuk mengusap keringat yang bermunculan di dahi.

Namun, berbeda dengan Gudeg Pawon yang malah mengharuskan semua pengunjungnya masuk ke dapur. Dagingnya yang alot dan sulit diolah membuat banyak orang manyerah. Tapi di tangan Kang Tanir, entok atau itik manila ini takluk jua.

Berbeda dengan bakso pada umumnya, daging dalam bakso ini benar-benar dominan. jajan siomay di Siomay Kang Cepot yang lokasinya di Jakal KM 8, kalau dari selatan ada di kiri jalan. Warung bakmi tersebut adalah salah satu cabang dari warung pertamanya di daerah alun-alun Yogyakarta. Namun, bagi mereka penggemar tempat makan yang romantis, pasti sudah tidak asing lagi dengan tempat yang satu ini. Tempat ini juga menjadi tempat nongkrong di Jogja bareng temen-temen, plus, di lantai atas ada toko buku dan tempat baca yang keren.

Meskipun roti papi tidak terlalu luas, tapi jangan sampai meremehkan kelezatana menu disini, terutama gambar yang di sebelah, ya pizza yang yummy. Sesuai dengan namanya, Gudeg pawon memiliki keunikan tersendiri, karena anda dilayani langsung dari dapur atau pawon.